Penelitian ini berjudul, “Satuan bahasa Pascaverba Bermorfem Terikat Te(R)- Bahasa Indonesia Kajian Struktur dan Makna.” Penelitian ini sangat penting dan perlu dilakukan karena dalam berkomunikasi lisan dan tulis pemakai bahasa, yaitu penutur dan petutur kerapkali mengungkapkan ide berupa satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)-. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Sumber data yang diterapkan ialah surat kabar yang ada pada media sosial daring, yaitu Kompas, Republika, Tempo, Republika, Pikiran Rakyat, Detikcom, dan tautan tertentu yang terbit pada tahun 2018--2025. Penganalisisan data menggunakan metode distribusional (metode agih) dengan pendekatan sintaktis dan semantis (struktur dan makna). Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah morfem, kata, frasa, klausa, kalimat, dan makna. Masalah yang dikaji pada penelitian ini ialah fungsi sintaktis, konstruksi, dan peran sintaktis (makna). Berdasarkan hasil analisis data, diungkapkan bahwa fungsi sintaktis yang mengisi satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)- itu berupa subjek yang bersusunan P-S (pola inversi), pelengkap yang bersifat wajib dan manasuka, dan keterangan yang bersifat wajib dan manasuka. Konstruksi satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)- berwujud kata dasar dan kata berimbuhan (berkategori nomina dan adjektiva); frasa (berkategori frasa numeralia dan frasa nominal); klausa (berkategori klausa verbal dan bersifat klausa terikat). Peran sintaktis satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)-ialah pelaku (pemarkah oleh), sasaran, lokasi (pemarkah di), temporal (pemarkah saat), sumber (pemarkah dari), dan instrumen.
Copyrights © 2025