Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi peserta didik melalui media sosial, namun juga memunculkan berbagai permasalahan, salah satunya cyberbullying. Cyberbullying sendiri merupakan tindakan perundungan yang dilakukan melalui media elektronik dan berdampak pada kesehatan mental, kepercayaan diri, relasi sosial, prestasi belajar, serta kondisi emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Pendidikan Agama Kristen dalam pencegahan cyberbullying di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh melalui dokumentasi dari berbagai sumber, meliputi buku Pendidikan Agama Kristen, jurnal tentang cyberbullying, artikel ilmiah, dan Alkitab. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang strategis dalam mencegah cyberbullying melalui penanaman nilai kasih, pengampunan, pengendalian diri, penghargaan terhadap sesama, dan tanggung jawab. Implementasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui integrasi etika digital dalam pembelajaran, keteladanan guru, pembiasaan budaya kasih, kolaborasi antara sekolah dan orang tua, serta pendampingan pastoral bagi korban dan pelaku. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen berkontribusi dalam membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab dan bijaksana dalam menggunakan teknologi digital.
Copyrights © 2026