Stabilitas obat merupakan aspek penting dalam menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas sediaan farmasi selama penyimpanan hingga digunakan oleh pasien. Suhu penyimpanan menjadi salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi laju degradasi zat aktif dan menentukan shelf life produk farmasi. Artikel ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suhu penyimpanan terhadap degradasi dan umur simpan berbagai sediaan farmasi berdasarkan hasil penelitian terkini. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-analitik melalui penelusuran artikel pada basis data resmi, yaitu PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, SpringerLink, dan MDPI periode 2020–2026. Sebanyak enam jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis meliputi sediaan cair, padat oral, suspensi, dan produk biologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu rendah mampu mempertahankan stabilitas larutan stok dan produk biologis, sedangkan suhu tinggi mempercepat hidrolisis, oksidasi, agregasi partikel, dan penurunan kadar zat aktif. Sediaan padat oral relatif lebih stabil pada suhu ruang terkendali, sementara metode accelerated stability testing efektif digunakan untuk memprediksi umur simpan secara cepat. Disimpulkan bahwa pengendalian suhu penyimpanan sesuai karakteristik sediaan merupakan faktor krusial dalam menjaga mutu dan efektivitas produk farmasi.
Copyrights © 2026