Artikel ini membahas sistem kebudayaan peradaban Aztec yang sering disalahpahami hanya dari kacamata kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah menelaah kualitas identitas dan rasionalitas di balik unsur-unsur kultural bangsa Aztec. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbentuk studi literatur etnografi. Analisis data menggunakan kerangka tujuh unsur kebudayaan universal untuk memahami fungsi ritual dalam solidaritas sosial Aztec. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi dan kreasi seni suku Aztec memuat nilai-nilai keagamaan yang kental, di mana pengorbanan manusia bukan sekadar tindakan sadis, melainkan kebutuhan teologis untuk menjaga keseimbangan alam dan sosial. Dibandingkan dengan budaya agraris-maritim di Indonesia, kebudayaan Aztec merepresentasikan identitas ekspansif-militeristik yang unik yang didorong oleh sistem kepercayaan tertentu. Studi ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai budaya Aztec tidak dapat dipisahkan dari prinsip kekuasaan dan ketuhanan.
Copyrights © 2026