Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek kodikologi dan tekstologi pada naskah Layang lan Tanbih, sebuah naskah beraksara Arab Pegon yang memuat ajaran tauhid dan nilai-nilai moral dalam tradisi pesantren Jawa. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan filologi. Analisis kodikologi dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik fisik naskah, meliputi bahan, aksara, tata letak, tinta, serta kondisi manuskrip, sedangkan analisis tekstologi digunakan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kesalahan salin seperti omisi, adisi, subtitusi, ditografi, lakuna, dan transposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ditulis menggunakan aksara Arab Pegon berbahasa Jawa pada kertas Eropa dengan tinta hitam dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Variasi tekstual yang ditemukan umumnya tidak mengubah makna pokok teks, tetapi memperlihatkan proses adaptasi penyalinan yang dipengaruhi oleh tradisi tulis pesantren dan karakteristik bahasa lokal. Temuan ini menegaskan bahwa naskah Layang lan Tanbih memiliki nilai penting sebagai sumber kajian filologi sekaligus sebagai warisan budaya tulis Islam Nusantara.
Copyrights © 2026