Desa Adiraja memiliki potensi budaya lokal yang kaya, khususnya dalam pelestarian seni musik tradisional seperti gamelan. Namun, pesatnya perkembangan teknologi digital telah menyebabkan menurunnya minat generasi muda terhadap gamelan. Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) memperkenalkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi melalui sosialisasi aplikasi e-Gamelan “Gamelan Jv”. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat anak-anak dalam mempelajari gamelan melalui pengalaman belajar yang interaktif, mudah diakses, dan didukung oleh teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi partisipatif, dokumentasi, studi pustaka, dan praktik langsung yang melibatkan siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi e-Gamelan secara signifikan meningkatkan minat, keterlibatan, serta pemahaman peserta terhadap instrumen gamelan. Selain itu, program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pembelajaran yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada pelestarian budaya. Integrasi teknologi digital ke dalam seni tradisional menunjukkan strategi yang efektif dalam memperkuat kesadaran budaya sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal di masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2026