Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Vol 5 No 3: Desember (2025)

Mandiri Atau Bergantung? Analisis Desentralisasi Fiskal dan Belanja Daerah di Kabupaten Kuningan

Tatang Sukma Wijaya (Universitas Jenderal Soedirman)
Kikin Windhani (Universitas Jenderal Soedirman)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Pelaksanaan otonomi daerah menuntut Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat. Penelitian ini menganalisis tingkat kemandirian keuangan daerah serta keterkaitan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, belanja modal, dan belanja operasi di Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu 2004 – 2020. Penelitian menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan pendekatan Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) dan metode Regresi Linier Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata DDF Kabupaten Kuningan sebesar 8,31 persen yang termasuk dalam kategori Sangat Kurang, sehingga mengindikasikan rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah. Temuan empiris menunjukkan bahwa PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal, namun berpengaruh positif terhadap belanja operasi. Sementara itu, dana perimbangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap belanja modal maupun belanja operasi. Hasil penelitian ini menegaskan terkait ketergantungan fiskal Kabupaten Kuningan yang tinggi terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat serta menunjukkan bahwa pengelolaan belanja daerah masih didominasi oleh belanja operasi dibandingkan belanja modal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ajsh

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, ...