Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh narasi politik dan sistem perpajakan digital (Coretax) terhadap keberlanjutan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 126 responden UMKM yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi politik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis UMKM dengan koefisien 0,292 dan p-value 0,006. Demikian pula, sistem perpajakan digital (Coretax) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM dengan koefisien 0,317 dan p-value 0,004. Temuan ini menegaskan bahwa narasi politik yang konsisten dan berpihak pada UMKM dapat meningkatkan rasa percaya dan kepastian usaha, sedangkan implementasi Coretax yang inklusif mampu memperkuat kepatuhan serta efisiensi usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara stabilitas politik dan adaptasi teknologi perpajakan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan UMKM di Karawang. Implikasinya, pemerintah daerah perlu menyusun narasi politik yang kondusif sekaligus memperkuat pendampingan digitalisasi perpajakan agar UMKM mampu berdaya saing secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025