Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD), termasuk dalam pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peluang, risiko, dan strategi pendampingan penggunaan media digital pada pendidikan anak usia dini melalui pendekatan library research. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi artikel jurnal nasional dan internasional, buku ilmiah, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peluang untuk meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan literasi awal, kreativitas, kemampuan kognitif, serta memperluas akses terhadap sumber belajar yang lebih interaktif. Namun, penggunaan media digital yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan berbagai risiko, seperti meningkatnya screen time, berkurangnya aktivitas fisik dan interaksi sosial, gangguan perkembangan bahasa, paparan konten yang tidak sesuai, serta ketergantungan terhadap perangkat digital. Diperlukan strategi pendampingan yang melibatkan guru dan orang tua melalui pemilihan konten edukatif, pengaturan durasi penggunaan, pendampingan aktif, serta penguatan literasi digital.
Copyrights © 2026