Pertambangan batu kapur memiliki peran strategis dalam penyediaan bahan baku industri konstruksi, semen, dan kimia. Pengelolaan tambang memerlukan estimasi volume galian sebagai dasar perencanaan produksi. Estimasi volume dilakukan dengan melakukan pengukuran dan perhitungan menggunakan berbagai metode survei dan pemetaan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Digital Terrain Model (DTM) dari foto udara, menilai ketelitian model berdasarkan Peraturan BIG Nomor 18 Tahun 2021, dan menghitung estimasi volume galian batu kapur menggunakan DTM. Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV Quadcopter untuk pemotretan udara. Penentuan tujuh titik GCP dan empat titik ICP dilakukan menggunakan GNSS metode rapid static. Sebanyak 1.186 foto diolah dengan algoritma Structure from Motion untuk menghasilkan DTM. Proses klasifikasi point clouds, pembuatan TIN, dan penghitungan volume dilakukan menggunakan perangkat lunak komersial. Uji ketelitian model dilakukan dengan penghitungan CE90 dan LE90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DTM memiliki ketelitian CE90 sebesar 0,026 m dan LE90 sebesar 0,052 m, sehingga memenuhi standar peta kelas 1 skala 1:1000. Estimasi volume galian pada elevasi 379,900 m menghasilkan volume 914.198,4 m³, sedangkan pada elevasi 342,346 m menghasilkan volume 2.546.016,1 m³.
Copyrights © 2026