Jalan Air Kabur-Kabur yang terletak di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan jalur transportasi utama yang kerap mengalami genangan air dan banjir pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem drainase eksisting serta merancang ulang dimensi saluran agar mampu mengalirkan debit banjir rencana. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika. Data curah hujan diperoleh dari Pos Hujan Bula selama 10 tahun (2015–2024). Curah hujan maksimum tahunan dianalisis dengan empat metode distribusi: Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson Type III. Uji kecocokan distribusi dilakukan menggunakan uji Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi Log Normal paling sesuai, menghasilkan curah hujan rencana sebesar 158,84 mm untuk periode ulang 5 tahun. Dengan menggunakan Metode Rasional, untuk kala ulang 5 tahun diperoleh debit banjir rencana untuk Saluran A sebesar 3,309 m³/d dan Saluran B sebesar 1,770 m³/d. Hasil analisis kapasitas saluran eksisting diperoleh debit 1,222 m³/d sehingga tidak mampu menampung debit rencana. Untuk mengatasi hal ini, dirancang saluran baru dengan Saluran A lebar (b) = 1,8 m, tinggi (h) = 1,5 m, dan Saluran B lebar (b) = 1,4 m, tinggi (h) = 1,3 m. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan guna meminimalkan risiko banjir.
Copyrights © 2026