Riset ini diarahkan untuk menginvestigasi sejauh mana dinamika harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dipengaruhi oleh empat rasio keuangan utama: Return on Assets (ROA), Non-Performing Loans (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), serta Capital Adequacy Ratio (CAR). Basis observasi ditarik dari rekam jejak finansial perseroan selama lima tahun berturut-turut (2020–2024), sehingga berhasil menghimpun 20 titik amatan sebagai bahan evaluasi. Proses pembuktian hipotesis pada kajian ini dikerjakan lewat instrumen regresi linier berganda. Temuan empiris memaparkan fakta bahwa indikator ROA, NPL, dan CAR secara individual gagal memicu pergerakan yang berarti pada valuasi saham. Namun, realita berbeda ditunjukkan oleh komponen LDR. Variabel ini terbukti memberikan imbas yang nyata; hal tersebut tercermin dari perolehan t-hitung sebesar -4,019 yang lebih ekstrem dari batas kritis -2,131, didukung oleh tingkat probabilitas 0,001 (jauh di bawah ambang toleransi 0,05). Menariknya, saat dievaluasi secara serentak melalui uji F, gabungan dari keempat rasio perbankan tersebut dipastikan memiliki daya dorong kolektif dalam menentukan fluktuasi harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Copyrights © 2026