Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi investasi, mengidentifikasi risiko utama, serta mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko yang diterapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2025. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini memanfaatkan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keuangan, regulasi perbankan, dan studi literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi strategis BRI difokuskan pada tiga pilar utama: percepatan transformasi digital, penguatan ekosistem Ultra-Micro Holding, serta optimalisasi portofolio surat berharga. Dari ketiga pilar tersebut, risiko terbesar berasal dari ekspansi digital yang cepat, yang memunculkan kerentanan pada keamanan siber dan ketergantungan pada infrastruktur teknologi. BRI merespons risiko ini dengan menerapkan kebijakan diversifikasi aset, peningkatan standar analisis kredit, penerapan protokol keamanan siber berlapis, serta kepatuhan ketat terhadap regulasi OJK. Temuan utama menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian risiko sangat bergantung pada kesiapan internal dan kecepatan adaptasi terhadap perubahan regulasi, bukan hanya pada kerangka formal yang dimiliki. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa model evaluasi risiko yang dapat diadopsi oleh bank lain yang sedang bertransformasi digital, serta kontribusi akademik dalam memperkaya literatur manajemen risiko perbankan di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026