Di pasar tradisional wilayah kelurahan Cipayung Jakarta Timur banyak beredar bahan pangan yang diawetkan menggunakan pengawet iligal formalin yang bersifat toksik. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian terkait bahaya konsumsi makanan yang berpengawet formalin. Peningkata penetahuan dilakukan melalui penyuluhan dengan interaksi langsung didukung menggunakan media promosi leaflet. Pengabdian dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta 3. Pngabdian diikuti 50 orang terdiri dari Ibu-Ibu kader PKK serta pengurus RW 02-03 kelurahan Cipayung Jakarta Timur. Hasil pretest dengan nilai kurang, sedang dan baik sebanyak 30 orang (60%), 10 orang (20%) dan 10 orang (20%). Hasil post test yang memperoleh nilai kurang, sedang dan baik sebanyak 5 orang (10%), 5 orang (10%) dan 40 orang (80%). Peningkatan pengetahuan yang berkategori menjadi baik dari 10 orang (20%) menjadi 40 orang (80%). Ada peningkatan sebesar 60%. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian tentang bahaya konsumsi makanan yang mengandung pengawet formalin. Disarankan transfer pengetahuan kepada kepada warga di wilayah RW 02 dan 03 kelurahan Cipayung tentang bahaya konsumsi makanan berformalin. Diharapkan masyarakat akan lebih bijak dalam memilih bahan pangan terutama yang diperoleh dari pasar tradisional.
Copyrights © 2025