Mangga (Mangifera indica L.) merupakan buah klimakterik yang rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan akibat tingginya laju respirasi dan transpirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edible coating berbahan dasar lilin lebah (beeswax) dan teknik pengemasan terhadap perubahan berat dan warna buah mangga selama penyimpanan pascapanen. Penelitian dilakukan selama 11 hari pada suhu ruang dengan tiga perlakuan, yaitu pelapisan edible coating beeswax (P1), pembungkusan kertas koran (P2), dan tanpa perlakuan sebagai kontrol. Parameter yang diamati meliputi susut bobot serta perubahan warna berdasarkan sistem warna L*, a*, dan b* yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 mampu menekan susut bobot paling rendah, dengan penurunan berat dari rata-rata 121,5 g menjadi 110 g, dibandingkan kontrol yang mengalami penurunan drastis hingga 55 g. Selain itu, nilai kecerahan (L*) pada P1 relatif stabil dari 120 menjadi 110, sementara perubahan nilai a* dan b* berlangsung lebih lambat dibandingkan perlakuan lain. Temuan ini menunjukkan bahwa edible coating beeswax efektif dalam mempertahankan mutu fisik dan visual buah mangga selama penyimpanan pascapanen.
Copyrights © 2026