Palm kernel (inti sawit) merupakan produk samping pengolahan Crude Palm Oil (CPO) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kualitas palm kernel ditentukan oleh parameter kadar air, kadar asam lemak bebas, dan kadar kotoran. Penelitian ini bertujuan menganalisis kadar kotoran palm kernel serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tingginya kadar kotoran menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Penelitian dilaksanakan di salah satu pabrik kelapa sawit di Kalimantan Selatan selama enam bulan (September 2024 - Februari 2025). Metode SQC yang digunakan meliputi check sheet untuk pengumpulan data, histogram untuk visualisasi distribusi data, dan diagram fishbone untuk identifikasi sebab-akibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar kotoran palm kernel selama enam bulan adalah 6,8%, melebihi standar SNI 01-0002-1987 yang menetapkan batas maksimal 6,0%. Kadar kotoran tertinggi terjadi pada bulan Oktober 2024 (7,0%) dan terendah pada bulan November 2024 (6,6%). Diagram fishbone mengidentifikasi empat faktor penyebab utama, yaitu faktor manusia (kurang teliti dalam sortasi, ketidakdisiplinan pengecekan alat, ketidaktepatan setting alat), faktor mesin (efisiensi ripple mill rendah, hisapan blower LTDS terlalu kecil), faktor material (jenis TBS dura, larutan kalsium jenuh), dan faktor metode (SOP tidak dilaksanakan sesuai ketentuan). Rekomendasi perbaikan meliputi pemantauan rutin ripple mill, pengaturan damper LTDS yang optimal, pengurasan larutan kalsium secara berkala, serta peningkatan disiplin operator dalam mengikuti SOP.
Copyrights © 2026