Buah pisang merupakan komoditas klimakterik yang mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan pascapanen akibat tingginya laju respirasi dan transpirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelapisan lilin lebah (beeswax coating) dalam mempertahankan mutu fisik dan warna buah pisang selama penyimpanan suhu ruang. Penelitian dilaksanakan menggunakan tiga perlakuan, yaitu tanpa pelapisan (kontrol), pelapisan beeswax (P1), serta pelapisan beeswax disertai pembungkusan aluminium foil (P2), dengan dua ulangan dan penyimpanan selama lima hari pada suhu 27–29 °C. Parameter yang diamati meliputi susut bobot serta perubahan warna kulit buah berdasarkan sistem warna CIE L*, a*, dan b*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 paling efektif menekan susut bobot buah pisang, dengan total kehilangan bobot hanya 9%, dibandingkan kontrol sebesar 33% dan P2 sebesar 22%. Selain itu, perlakuan P1 mampu mempertahankan nilai kecerahan (L*) dan menahan peningkatan nilai a* serta penurunan nilai b*, sehingga perubahan warna menuju cokelat berlangsung lebih lambat. Dengan demikian, pelapisan lilin lebah terbukti efektif dalam memperlambat pematangan, mempertahankan mutu fisik dan warna, serta memperpanjang umur simpan buah pisang selama penyimpanan pascapanen.
Copyrights © 2026