Desa Mandala merupakan desa dengan produktivitas bawang merah terbesar di Kecamatan Rubaru yang mewakili Kabupaten Sumenep sebagai sentra bawang merah. Kecamatan Rubaru sudah memiliki varietas bawang merahnya sendiri yakni varietas rubaru. Namun, petani belum sepenuhnya memberikan respon positif terhadap potensi varietas tersebut dengan masih menggunakan benih jenis lain yaitu varietas manjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan proses pengambilan keputusan petani, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam menggunakan benih bawang merah di Desa Mandala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik biner dengan 92 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam variabel yang mempengaruhi keputusan petani terhadap penggunan benih bawang merah yaitu luas lahan, hasil produksi, modal, dan pemasaran. Sementara itu variabel harga benih, teknologi, dan pelatihan tidak mempengaruhi keputusan petani terhadap penggunaan benih bawang merah. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya dukungan dalam akses modal, pasar, dan inovasi budidaya untuk meningkatkan adopsi varietas Rubaru oleh petani. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan sektor swasta diperlukan agar varietas lokal lebih diterima dan bersaing di pasar.
Copyrights © 2026