Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi kebersihan pasar sebelum revitalisasi, menganalisis dampak pembuatan plang edukatif dan renovasi tempat sampah terhadap perilaku pengunjung dan pedagang, serta mengidentifikasi respons masyarakat terhadap intervensi yang dilakukan. Dan memecahkan permasalahan kebersihan tempat sampah pasar tradisional menjadi problematika yang krusial. Pasar Jatirejo, desa Patalan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu pasar tradisional yang menghadapi persoalan serupa, seperti kurangnya fasilitas tempat sampah, minimnya edukasi kebersihan, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan melibatkan masyarakat dan perangkat desa secara aktif dalam observasi, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN kelompok 117 dengan serangkaian tahapan mulai dari pembersihan area pasar, renovasi tempat sampah, hingga pembuatan dan pemasangan plang informasi yang berisi edukasi mengenai jenis dan waktu penguraian sampah. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam yang menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pasar dan perubahan perilaku dalam membuang sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi sederhana melalui media visual dan fasilitas kebersihan dapat memberikan dampak signifikan dalam membentuk perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Program ini dapat dijadikan model pengabdian berkelanjutan dan direplikasi pada pasar tradisional lainnya.
Copyrights © 2025