Fenomena childfree pada generasi milenial dan Gen Z di Indonesia mencerminkan adanya pergeseran nilai dalam institusi keluarga yang secara tradisional menempatkan memiliki anak sebagai norma utama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perubahan nilai keluarga tersebut terjadi serta faktor-faktor sosial yang mempengaruhi keputusan individu untuk tidak memiliki anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena childfree sebagai bentuk transformasi nilai keluarga dalam perspektif teori sosiologi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, dengan analisis menggunakan teori struktural fungsional, teori konflik, dan teori pilihan rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk memilih childfree dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pertimbangan ekonomi, perubahan peran dan posisi perempuan dalam masyarakat, peningkatan tingkat pendidikan, serta pergeseran orientasi hidup yang lebih menekankan pada kebebasan individu dan aktualisasi diri. Dalam perspektif sosiologi, fenomena ini menunjukkan adanya perubahan fungsi dan peran keluarga dalam masyarakat modern, di mana nilai-nilai tradisional mengalami penyesuaian terhadap dinamika sosial yang berkembang. Dengan demikian, childfree tidak hanya dipahami sebagai pilihan personal, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi struktur sosial yang lebih luas di Indonesia.
Copyrights © 2026