Tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah DKI Jakarta menjadi permasalahan yang terus memerlukan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana bakat bawaan, ketersediaan lapangan kerja, keahlian spesifik, dan pendidikan berperan dalam memengaruhi kondisi pengangguran di kalangan lulusan SMK sederajat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dokumen yang relevan dan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya penyesuaian antara bakat individu dan jurusan yang diambil, terbatasnya akses terhadap lapangan kerja yang relevan, serta minimnya penguasaan keahlian spesifik menjadi penyebab utama pengangguran. Selain itu, mutu pendidikan yang belum sepenuhnya responsif terhadap kebutuhan dunia kerja turut memperparah situasi. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pihak sekolah, pemerintah, dan industri dalam merancang program pendidikan dan pelatihan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Copyrights © 2025