Temper tantrum yaitu bentuk luapan emosi yang sering terjadi pada anak usia prasekolah, ditandai oleh reaksi berlebih seperti kemarahan yang diakibatkan oleh kondisi anak ketika anak belum mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Salah satu yang mempengaruhi perilaku tersebut yaitu pola asuh orang tua. Studi ini bertujuan untuk menelaah antara pola asuh orang tua dengan temper tantrum pada anak prasekolah (5-6 tahun) Di Tk Dharma Wanita kecamatan turen, Kabupaten Malang. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Sebanyak 33 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire – Versi Pendek (PSDQ-SV) serta kuesioner temper tantrum. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai p sebesar 0,016 (p 0,05) dan koefisien korelasi −0,415, yang menandakan adanya hubungan signifikan dengan arah negatif serta kekuatan sedang antara pola asuh dan perilaku temper tantrum pada anak. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pola asuh demokratis berkontribusi dalam menurunkan kejadian temper tantrum.
Copyrights © 2026