Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7

Korelasi Antara Kemampuan Refleksi Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Abdurrab

Huda Marlina Wati (Medical Education Unit, Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab)
Tanzelina Azhari (Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab)
Soraya Medina Ruza (Medical Education Unit, Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab)
Riski Dwi Utami (Medical Education Unit, Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab)
Lasiah Susanti (Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Mahasiswa kedokteran menghadapi tantangan akademik berupa beban materi yang tinggi, waktu belajar terbatas, serta tuntutan evaluasi yang ketat, yang dapat memicu perilaku prokrastinasi akademik, yaitu kebiasaan menunda tugas meskipun menyadari dampak negatifnya. Salah satu faktor yang diyakini mampu mengurangi kecenderungan prokrastinasi adalah kemampuan refleksi diri yang berperan dalam meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi, serta mengatur strategi belajar secara lebih efektif. Penelitian mengenai hubungan kemampuan refleksi diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa kedokteran di Indonesia masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan penelitian serta memberikan bukti empiris mengenai hubungan kedua variabel tersebut. Sebagian besar penelitian sebelumnya mengenai prokrastinasi akademik pada mahasiswa kedokteran lebih banyak berfokus pada faktor-faktor seperti self-efficacy, stres akademik, motivasi belajar, burnout, dan manajemen waktu. Sementara itu, kemampuan refleksi diri sebagai salah satu aspek metakognitif yang berpotensi memengaruhi perilaku prokrastinasi masih relatif jarang diteliti, khususnya pada mahasiswa kedokteran di Indonesi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan refleksi diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tahap sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan metode cross-sectional pada 208 mahasiswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Metacognitive Awareness Inventory (MAI) untuk mengukur kemampuan refleksi diri dan Academic Procrastination Scale (APS) untuk menilai tingkat prokrastinasi akademik. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson atau Spearman sesuai hasil uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa memiliki refleksi diri kategori sedang hingga tinggi, yaitu 66% kategori tinggi dan 34% kategori sedang, sementara prokrastinasi akademik terbanyak berada pada kategori sedang sebesar 78,5%. Uji Spearman menunjukkan adanya korelasi negatif signifikan antara refleksi diri dengan prokrastinasi akademik (p=0,005; r=-0,199). Disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat refleksi diri, maka semakin rendah kecenderungan prokrastinasi akademik. Rekomendasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan program pembelajaran yang menekankan keterampilan refleksi diri untuk meminimalkan perilaku prokrastinasi mahasiswa kedokteran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...