Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7

Bakteriuria Pada Penderita Diabetes Melitus Di Praktik Mandiri Sahabat Luka Yogyakarta

Neni Wijayanti (Laboratorium Klinik Budi Sehat Yogyakarta)
Nur Khikmah (Prodi DIII Teknologi Laboratorium Medis Akademi Analis Kesehatan Manggala Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Penderita diabetes melitus memiliki risiko lebih tinggi mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) akibat hiperglikemia yang memicu pertumbuhan bakteri pada urin. Infeksi dapat menyebabkan bakterimia yang berisiko meningkatkan kematian tinggi.  Namun data mengenai profil bakteriuria pada pasien yang menjalani perawatan luka diabetes di layanan primer masih terbatas.  Penelitian bertujuan untuk menghitung jumlah bakteri dan mengidentifikasi bakteri pada urin penderita diabetes melitus di Praktik Mandiri Sahabat Luka Yogyakarta.  Jenis penelitian adalah deskriptif menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Perhitungan jumlah bakteri menggunakan kultur urin dengan teknik calibrated loop pada Plate Count Agar (PCA) dan dihitung sebagai Total Plate Count (TPC).  Identifikasi berdasarkan karakter makroskopis koloni, mikroskopis sel, dan uji biokimia.  Hasil penelitian mendapatkan jumlah bakteri pada urin penderita diabetes melitus adalah 0 CFU/mL (U2), 103-104 CFU/mL (U1, U3, U4, dan U6), dan ≥105 CFU/mL (U5). Terdapat satu urin  U5 (16,7%) positif bakteriuria.  Teridentifikasi Pseudomonas aeruginosa pada urin penderita diabetes melitus di Praktik Mandiri Sahabat Luka Yogyakarta.  Skrining kultur urin perlu dilakukan pada penderita diabetes melitus dengan kadar glukosa tidak terkontrol untuk mendeteksi dini risiko ISK.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...