Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh akuntansi hijau dan sistem informasi manajemen lingkungan terhadap niat investasi hijau di kalangan mahasiswa. Meningkatnya perhatian global terhadap keberlanjutan lingkungan telah mendorong perusahaan untuk mengungkapkan biaya dan dampak lingkungan melalui praktik akuntansi hijau, sementara kualitas sistem informasi lingkungan menentukan seberapa efektif informasi ini sampai kepada calon investor. Berdasarkan Teori Perilaku Terencana, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 mahasiswa aktif dari berbagai disiplin ilmu di Indonesia, diukur menggunakan skala Likert lima poin, dan dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel kenyamanan dan snowball. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah pengujian validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa akuntansi hijau dan sistem informasi manajemen lingkungan secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap niat investasi hijau, menjelaskan 58,6 persen variansnya. Penelitian ini berkontribusi pada literatur akuntansi keberlanjutan dengan menghubungkan pengungkapan lingkungan dan kualitas sistem informasi dengan perilaku calon investor, dan menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan dan pendidik dalam membina calon investor yang sadar lingkungan.
Copyrights © 2026