Abstrak Proses kristalisasi gula merupakan tahap yang sangat penting dalam industri pengolahan gula, di mana efisiensi alat pendingin memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi palung pendingin Mono Vertical Crystallizer yang baru diterapkan di Pabrik Gula PG Djombang Baru. Dengan menggunakan metode observasi langsung dan wawancara dengan karyawan, penelitian ini menyalakan proses transfer massa, waktu pendinginan, dan kapasitas sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer dapat menampung hingga 24 koil dan memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk mentransfer massal dari palung pendingin Kaeltroog. Setelah transfer, massecuite berada dalam Mono Vertical Crystallizer selama kurang lebih 4 jam. Proses menyalakan yang dilakukan secara bertahap dengan aliran udara dingin yang efisien memberikan kontribusi pada penurunan suhu nira secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pendinginan, tetapi juga memastikan kualitas nira yang lebih baik sebelum diproses lebih lanjut. Dengan demikian, alat ini menjadi pilihan yang sangat baik dalam pengolahan nira untuk menghasilkan gula berkualitas tinggi.
Copyrights © 2026