Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh generasi Z di SMAK St. Gabriel Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Data-data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif, baik secara numerik untuk data kuantitatif maupun tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para siswa di SMAK St. Gabriel Maumere memiliki tingkat keterlibatan yang tinggi dalam penggunaan TIK sebagai bagian dari rutinitas belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden menjawab bahwa mereka menggunakan handphone untuk kegiatan belajar dan hanya 25 yang menggunakan juga laptop. Setiap harinya mereka menggunakan perangkat tersebut kurang lebih 3 sampai 12 jam per hari. Aplikasi dan platform yang digunakan antara lain Google, YouTube, dan ChatGPT/AI, dengan tingkat penggunaan mencapai sekitar 80% dari total responden. Semua responden (100%) mengakui bahwa mereka menggunakan TIK untuk mendukung kegiatan belajar yang secara dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Karena itu, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh generasi Z di SMAK St. Gabriel Maumere memberikan dampak positif terhadap motivasi, minat, dan kemandirian belajar siswa. Namun, manfaat tersebut baru dapat dioptimalkan apabila disertai dengan pengelolaan yang bijaksana, dukungan infrastruktur, dan bimbingan yang berkelanjutan dari pihak sekolah serta guru.
Copyrights © 2026