Pelestarian lingkungan menjadi isu penting di tengah meningkatnya sampah dan berkurangnya daya resapan air tanah. Desa Sidamulya, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, menghadapi masalah serupa sehingga mahasiswa KKN UNWIKU angkatan 50 melaksanakan program pelatihan pembuatan lubang resapan biopori (LRB). Topik ini dipilih karena LRB terbukti efektif meningkatkan resapan air, mengurangi genangan, serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan LRB, serta pendampingan praktik langsung kepada masyarakat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui observasi partisipasi warga dan respons terhadap implementasi LRB di lingkungan masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manfaat dan cara pembuatan LRB. Selain itu, partisipasi aktif warga dalam praktik menunjukkan adanya antusiasme dan kesiapan untuk mengaplikasikan teknologi ini secara berkelanjutan. Program ini merekomendasikan agar pelatihan LRB terus diperluas melalui dukungan pemerintah desa dan lembaga terkait, serta diintegrasikan dengan kegiatan lingkungan lain, seperti pengelolaan sampah rumah tangga dan penghijauan. Dengan demikian, optimalisasi peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan dapat terwujud, sekaligus menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025