Pemanfaatan minyak jelantah sebagai limbah rumah tangga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan ini mengkaji optimalisasi pemanfaatan minyak jelantah di Desa Rejamulya sebagai solusi ramah lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah seperti biodiesel, lilin aromaterapi, dan sabun ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan minyak jelantah dapat mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, dan membuka peluang usaha kreatif yang berkelanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan lembaga desa agar dapat mendukung keberlangsungan program.
Copyrights © 2025