Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya penyusunan laporan keuangan sesuai standar. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) menjadi solusi alternatif karena dirancang untuk menyederhanakan proses pelaporan keuangan bagi UMKM. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM, sekaligus mendukung kemudahan akses terhadap pembiayaan perbankan. Program dilaksanakan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025) pada UMKM kuliner Ayam Geprek Kedai Barokah dengan melibatkan mahasiswa program studi akuntansi sebagai bentuk penerapan pembelajaran berbasis praktik. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap konsep dasar laporan keuangan, seperti laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi, serta kemampuan menyusun laporan keuangan secara mandiri. Penyusunan laporan keuangan tersebut memberikan manfaat nyata bagi UMKM, antara lain memantau perkembangan usaha, mengendalikan biaya produksi, merencanakan pengembangan usaha, serta meningkatkan akses terhadap pendanaan perbankan. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan UMKM dan mendukung peningkatan kemandirian serta daya saing usaha.
Copyrights © 2026