Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Mandirancan bertujuan untuk menghidupkan kembali kelompok batik desa yang sempat tidak aktif dan memperluas pasar UMKM batik melalui inovasi produk. Persaingan industri batik yang sangat ketat menuntut para pembatik untuk lebih kreatif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan membatik tulis menggunakan canting dengan media tote bag. Tahapan pelaksanaannya meliputi molani (sketsa awal), ngelowong (pencantingan), pewarnaan, pengeringan, pelorodan, dan finishing. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif berupa peningkatan motivasi dan partisipasi anggota kelompok. Anggota kelompok kini tidak hanya memproduksi kain batik, tetapi mampu mengembangkan produk turunan berupa souvenir tote bag yang memiliki nilai estetika dan berpotensi membuka peluang pasar baru. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi kreatif masyarakat setempat. Sebagai rekomendasi ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan pada aspek pemasaran digital, manajemen produksi, dan penguatan kelembagaan agar keberlanjutan program dan kesejahteraan pengrajin dapat tercapai secara optimal.
Copyrights © 2026