Membaca merupakan kemampuan dasar yang penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan UNESCO masyarakat Indonesia memiliki minat baca yang rendah, menunjukkan bahwa budaya membaca belum optimal di berbagai lapisan masyarakat. Hal serupa juga ditemukan di Desa Kedunggede, dimana minat anak – ana untuk membaca masih rendah. Kegiata pengabdian ini bertujuan untuk memberikan fasilitas sarana bacaan serta meningkatkan literasi anak-anak. Metode yang digunakan metode kualitatif. Tim KKN Kelopok 31 Unwiku telah membuat program pembuatan fasilitas pojok baca. Dengan menghasilkan satu unit fasilitas pojok baca, masyarakat khususnya anak – anak di Desa Kedunggede memiliki sarana baru untuk mendapatkan bahan bacaan. Meskipun sudah melakukan promosi melalui social media, masih banyak masyarakat desa kedunggede yang belum mengetahui keberadaan pojok baca tersebut, karenanya untuk selanjutnya dapat dikembangkan kembali promosi yang tidak hanya melalui social media, dapat menambahkan promosi melalui brosur, pamflet ataupun poster.
Copyrights © 2026