Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian desa, namun di Desa Sibrama, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, perkembangannya masih terhambat oleh minimnya pemanfaatan teknologi digital dan pemasaran yang konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan revitalisasi budaya lokal yang diintegrasikan dengan pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tahap observasi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Program utama yang dilaksanakan meliputi pendataan UMKM, pembuatan banner informatif, optimalisasi kemasan produk, pemetaan lokasi via Google Maps, pemanfaatan media sosial, serta implementasi sistem pembayaran QRIS. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk bisnis mereka. Pelaku UMKM kini memiliki kemasan yang lebih menarik, lokasi usaha yang dapat diakses secara daring, serta kemudahan transaksi nirsentuh. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah desa dan dinas terkait agar ekosistem digital yang telah dibangun dapat bertahan dan terus berkembang.
Copyrights © 2026