Studi ini bertujuan untuk mendemonstrasikan variabilitas sifat mekanik lembaran baja SS400 untuk aplikasi bodi kendaraan dengan uji tarik, khususnya untuk bus antar-jemput listrik. Data eksperimental menunjukkan inkonsistensi mekanik yang ekstrem akibat proses penggulungan dingin yang tidak presisi di pabrik; nilai UTS berkisar antara 360–460 MPa, sedangkan regangan perpanjangan berfluktuasi secara drastis dari 13,74% (sangat rapuh) hingga 36,24% (sangat ulet). Ketidakseragaman mikrostruktur ini membawa risiko tinggi memicu cacat sobek dan efek pegas balik yang tidak dapat diprediksi selama proses pencetakan. Sebagai solusinya, diperlukan perlakuan panas lebih lanjut berupa proses anil khusus untuk lembaran tipis guna menata ulang struktur kristal, melepaskan tegangan sisa, dan menstabilkan nilai perpanjangan dalam kisaran aman otomotif 25%–30%. Untuk bus antar-jemput listrik, penerapan proses ini juga sangat penting untuk memastikan kelayakan struktural dalam melindungi kompartemen baterai, menjamin dimensi panel yang tepat untuk mencegah kebocoran udara ke dalam sistem kelistrikan tegangan tinggi, dan mengoptimalkan efisiensi aerodinamis kendaraan tanpa risiko kegagalan material. Melalui optimasi metalurgi ini, pelat SS400 dapat diubah menjadi material struktural yang andal, aman, dan hemat energi.
Copyrights © 2026