Belajar tarikh (sejarah) sangat penting untuk membentuk identitas, mengambil pelajaran dari masa lalu, dan memahami perkembangan suatu peradaban.Namun dalam memahaminya terdapat Kesulitan yang disebabkan oleh materi yang sangat luas, banyaknya nama tokoh dan tahun yang membingungkan, serta metode mengajar yang terasa monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model storytelling dalam meningkatkan pemahaman sejarah Nabi Muhammad pada siswi kelas 6 madrasah Diniyah Miftahul ulum pondok pesantren Darul maghfur Lombok kulon.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Mischeal Huberman meliputi reduksi data, pemaparan data dan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan tiga triangulasi yaitu triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan storytelling meningkatkan pemahaman siswi dalam pembelajaran sejarah. Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari hasil tes evaluasi yang menunjukkan peningkatan nilai siswi. Meski demikian, metode storytelling memiliki beberapa faktor penghambat dan faktor pendukung.
Copyrights © 2026