Tongkat kruk merupakan alat bantu berjalan yang digunakan oleh individu dengan gangguan mobilitas, seperti cedera kaki atau pascaoperasi. Namun, penggunaan tongkat kruk yang tidak sesuai dengan posisi gerakan yang benar dapat menimbulkan ketidaknyamanan bahkan risiko cedera tambahan. Untuk sesuatu yan, diperlukan dalam hal sistem yang bisa mendeteksi dan memantau posisi gerakan tongkat kruk secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi posisi gerakan tongkat kruk menggunakan sensor getar SW-420 berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pembuatan prototype, serta pengujian dan analisis sistem. Sistem yang dikembangkan terdiri dari sensor getar SW-420 sebagai input, Arduino Uno sebagai pengolah data, LCD 16x2 sebagai media tampilan, dan buzzer sebagai indikator suara. Sensor bekerja dengan mendeteksi getaran yang dihasilkan saat tongkat kruk digunakan berjalan, kemudian data diproses oleh Arduino untuk ditampilkan dan diberikan notifikasi. Dalam Hasil pengujian untuk menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi seluruh aktivitas langkah dengan baik pada 10 kali percobaan. Setiap percobaan menghasilkan status “getaran terdeteksi” dengan nilai yang bervariasi antara 615 hingga 724, serta buzzer yang aktif pada setiap kondisi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat respons dengan baik dan mampu bekerja secara konsisten dalam mendeteksi getarann.
Copyrights © 2026