Kualitas audit menjadi faktor krusial dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan, khususnya pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tanggung jawab publik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rotasi audit, audit tenure, dan fee audit terhadap kualitas audit pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Sampel yang digunakan sebanyak 130 perusahaan, dengan metode analisis regresi logistik menggunakan program SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotasi audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit, yang diduga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tekanan politik dan fleksibilitas kebijakan akuntansi. Audit tenure berpengaruh negatif terhadap kualitas audit, di mana durasi perikatan yang terlalu lama menurunkan independensi auditor. Sebaliknya, fee audit berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa besaran biaya audit mencerminkan tingkat kompleksitas dan upaya auditor dalam menghasilkan audit yang berkualitas. Temuan ini memperkuat pentingnya penyesuaian fee audit dan pengelolaan durasi hubungan audit dalam upaya meningkatkan kualitas audit pada perusahaan BUMN.
Copyrights © 2026