Badan Pusat Statistik Kabupaten Ogan Ilir merupakan lembaga pemerintahan yang memiliki tanggung jawab dalam pengumpulan dan pengolahan data statistik, khususnya terkait Survei Angkatan Kerja Nasional. Survei ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi data seperti jumlah pekerja, pengangguran, dan aspek ketenagakerjaan lainnya. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat banyaknya proses yang berjalan, sehingga mengakibatkan lamanya waktu yang dibutuhkan. Menganalisis dan menyempurnakan prosedur bisnis yang saat ini digunakan oleh BPS Kabupaten Ogan Ilir adalah tujuan dari penelitian ini. Analisis validasi proses, waktu, dan simulasi sumber daya, serta proses bisnis yang direkomendasikan, semuanya disimulasikan menggunakan Bizagi Modeler. Proses bisnis survei dievaluasi dan ditingkatkan melalui penerapan metodologi Business Process Improvement (BPI). Bisnis dan organisasi pemerintah dapat meningkatkan produktivitas di tingkat proses bisnis dengan bantuan kerangka kerja Business Process Improvement (BPI). Sebelum memodelkan alur proses bisnis, akan diterapkan salah satu fase dari BPI, yaitu streamlining yang berfungsi menyederhanakan proses bisnis saat ini menjadi lebih optimal dalam pemanfaatan sumber daya dan waktu. Pemodelan proses bisnis dapat digambarkan dengan diagram yang disebut Business Process Model and Notation (BPMN). Hasil menunjukkan bahwa proses bisnis baru (to be) membutuhkan 27 hari, 21 jam, dan 39 menit, sedangkan proses bisnis lama (as is) membutuhkan 38 hari dan 14 jam. Selain itu, penghematan waktu sekitar 10 hari, 4 jam, dan 21 menit ditunjukkan dalam perbandingan ini.
Copyrights © 2024