Masa hamil adalah waktu yang berisiko terinfeksi HIV/AIDS yang secara terus menerus dan berkelanjutan. Wanita hamil dan menyusui (masa nifas) yang hidup dengan HIV merupakan target pencegahan HIV dari ibu ke anak. Faktor-faktor pendukung dalam pengendalian HIV/AIDS adalah dilakukannya screening HIV/AIDS dari awal khususnya ibu hamil untuk mencegah penularan HIV/AIDS pada janin dalam kandungan. Untuk keberhasilan faktor tersebut dibutuhkan kesadaran ibu hamil tentang cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS serta peran petugas kesehatan dalam memberikan konseling atau pendidikan kesehatan terkait pencegahan HIV/AIDS. Kebanyakan ibu hamil merasa cemas dan takut untuk melakukan pemeriksaan sehingga banyak yang tidak melakukan ANC. Alasannya takut jika ternyata ibu mengidap penyakit HIV/AIDS dan dapat membahayakan diri dan janinnya. Sehingga perlu melihat pentingnya edukasi tentang HIV dan pemeriksaan test HIV untuk membantu mengurangi kecemasan ibu dan tidak terjadi penolakan terhadap pemeriksaan tersebut. Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan seseorang sehingga orang tersebut dapat merubah sikap negatif ke sikap positif. Pada kegiatan ini terbukti adanya perubahan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang HIV/AIDS dan pentingnya tes HIV pada ibu hamil menggunakan booklet, sehingga ibu yang belum melakukan kontak dengan petugas kesehatan dalam kegiatan ini bersedia untuk melakukan pemeriksaan.
Copyrights © 2026