Abstrak—Latar Belakang: Penyakit TB tetap menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian dan penyebab utama dari agen infeksi tunggal di dunia. Penderita TB Paru harus memiliki pengetahuan, pemahaman dan kepatuhan dalam proses pengobatan. Penggunaan Audiovisual dinilai oleh banyak peneliti memiliki efektifitas yang bermakna untuk digunakan dalam edukasi Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh psikoedukasi menggunakan audiovisual terhadap kepatuhan pengobatan TB Paru di Wilayah Kabupaten Trenggalek Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain quasy-experiment yaitu pre-post control group design. Responden diberikan pretest, kemudian diberikan intervensi berupa edukasi menggunakan audiovisual tentang TB Paru, kemudian diberikan posttest. Analisis yang digunakan untuk melihat pengaruh intervensi, dengan melihat hasil pengamatan (mean) pre test dan post test pada setiap kelompok dengan menggunakan uji wilxocon test, sedangkan untuk melihat perbedaan nilai delta antara 2 kelompok menggunakan uji mann- whithney. Hasil: Hasil uji Mann Whitney U didapatkan bahwa terdapat perbedaan nilai delta yang signifikan pada variabel perilaku kepatuhan minum obat antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,001). Hasil uji Mann Whitney U didapatkan bahwa terdapat perbedaan nilai delta yang signifikan pada variabel perilaku kepatuhan terhadap nutrisi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,000). Hasil uji Mann Whitney U didapatkan bahwa terdapat perbedaan nilai delta yang signifikan pada variabel perilaku kepatuhan pencegahan penularan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat pengaruh intervensi psikoedukasi audiovisual terhadap perilaku kepatuhan minum obat pada pasien TB, Pemenuhan nutrisi pada pasien TB, dan pencegahan penularan
Copyrights © 2026