Penelitian ini menganalisis representasi pelaku pembunuhan berantai dalam drama korea Through The Darkness melalui pendekatan psikoanalisa dengan tambahan analisis criminal career dan juga penjelasan semiotik. Fokus penelitian terletak pada bagaimana konstruksi karakter pelaku kejahatan dalam drama ditampilkan melalui aspek psikologis serta tanda-tanda visual dan naratif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten, yaitu mengkaji adegan, dialog, dan simbol yang terdapat dalam drama untuk memahami representasi perilaku kriminal. Hasil penelitian menemukan bahwa criminal career pelaku mengalami perkembangan mulai dari alat hingga metode pembunuhan. Pelaku direpresentasikan sebagai individu dengan dorongan id yang kuat, seperti adanya agresifitas dan implusifitas. Unsur ego pelaku dalam drama juga terbatas menyesuaikan realitas, sedangkan superego cenderung lemah. Analisis semiotika menjelaskan bahwa berbagai tanda seperti gestur, objek, ekspresi, serta suasana visual digunakan untuk merepresentasikan kondisi psikologis pelaku. Penyampaian drama ini juga membuat penonton memiliki beragam respon mulai dari respon baik, perasaan ketegangan, dan juga kritik mengenai alur yang lambat.
Copyrights © 2026