Pengangguran terbuka merupakan indikator penting dalam menilai kinerja pembangunan ekonomi karena mencerminkan kemampuan perekonomian dalam menciptakan kesempatan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh investasi, pertumbuhan ekonomi, dan upah minimum terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Utara menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Provinsi Sumatera Utara dipilih sebagai lokasi penelitian karena merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan arus investasi yang tinggi, namun masih menghadapi dinamika pengangguran yang berfluktuasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model ARDL untuk mengidentifikasi pengaruh jangka pendek dan jangka panjang secara simultan menggunakan data semesteran periode 2010 Semester I–2025 Semester II. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan sumber resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kointegrasi antara variabel penelitian. Dalam jangka panjang, investasi, pertumbuhan ekonomi, dan upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, sedangkan dalam jangka pendek hanya investasi dan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini memperkaya literatur ekonomi ketenagakerjaan regional sekaligus memberikan dasar empiris bagi perumusan kebijakan investasi padat karya, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan kebijakan pengupahan untuk mendukung penurunan pengangguran di Provinsi Sumatera Utara. Open unemployment is an important indicator of economic development as it reflects an economy's ability to generate employment opportunities. This study examines the effects of investment, economic growth, and minimum wage on the open unemployment rate in North Sumatra Province using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) approach. North Sumatra was selected because it is one of Indonesia's major economic growth centers, characterized by high investment inflows while still experiencing fluctuating unemployment. The novelty of this study lies in applying the ARDL model to simultaneously estimate both short-run and long-run relationships using semiannual data from the first semester of 2010 to the second semester of 2025. Secondary data were obtained from Statistics Indonesia (BPS), the Indonesia Investment Coordinating Board (BKPM), and other official sources. The findings confirm the existence of a long-run cointegration relationship among the variables. In the long run, investment, economic growth, and minimum wage significantly reduce the open unemployment rate, whereas in the short run only investment and economic growth exhibit significant effects. These findings enrich the regional labor economics literature and provide empirical evidence for policies promoting labor-intensive investment, inclusive economic growth, and balanced wage-setting to reduce unemployment in North Sumatra.
Copyrights © 2026