Permasalahan kesehatan reproduksi remaja masih menjadi isu penting di Indonesia, ditandai dengan meningkatnya perilaku seksual berisiko, kehamilan tidak diinginkan, serta rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja di SMP Negeri 1 Kabun tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Kabun sebanyak 493 remaja, dengan sampel 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara umur dengan pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,002), terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,000), serta terdapat hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,012). Diharapkan orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pemberian informasi yang benar dan berkelanjutan mengenai kesehatan reproduksi remaja agar pengetahuan remaja semakin baik dan mampu mencegah berbagai masalah kesehatan reproduksi.
Copyrights © 2026