Abortus merupakan salah satu penyebab perdarahan pada kehamilan trimester pertama dan kedua yang dapat mengancam keselamatan ibu. Kejadian abortus masih ditemukan setiap tahun di wilayah kerja Puskesmas Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus di wilayah kerja Puskesmas Kepenuhan tahun 2021–2022. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan ≤20 minggu yang mengalami perdarahan di ruang kebidanan Puskesmas Kepenuhan pada Januari 2021 sampai Desember 2022 sebanyak 39 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data menggunakan data sekunder dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami abortus yaitu 32 orang (82,1%). Terdapat hubungan antara usia ibu dengan kejadian abortus (p=0,01), terdapat hubungan riwayat abortus dengan kejadian abortus (p=0,01), terdapat hubungan jarak kehamilan dengan kejadian abortus (p=0,02), sedangkan paritas tidak berhubungan dengan kejadian abortus (p=0,20). Disarankan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan pemantauan kehamilan pada ibu berisiko agar kejadian abortus dapat dicegah.
Copyrights © 2026