Ketersediaan bahan pustaka merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pojok baca, terutama pada masyarakat adat yang memiliki nilai budaya yang kuat seperti Kawasan Adat Ammatoa. Pojok Baca Tambalaya di Desa Tanah Towa dibentuk sebagai sarana peningkatan literasi masyarakat tanpa mengabaikan kearifan lokal. Namun, persepsi masyarakat terhadap ketersediaan bahan pustaka masih menjadi persoalan yang perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui fa ktor pendukung dan penghambat persepsi masyarakat, pendapat masyarakat mengenai ketersediaan bahan pustaka, serta harapan masyarakat terhadap pengembangan koleksi di Pojok Baca Tambalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data: dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pustaka dinilai masih terbatas dari segi jumlah, variasi, dan kesesuaian dengan kebutuhan serta budaya lokal. Meskipun demikian: masyarakat memandang keberadaan pojok baca sebagai upaya positif dalam mendukung literasi di kawasan adat
Copyrights © 2026