Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financial distress, cash holding, dan profitabilitas terhadap manajemen laba dengan siklus perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi (MRA). Variabel financial distress diukur dengan Altman Z-Score, cash holding dengan rasio kas terhadap total aset, profitabilitas dengan Return on Assets (ROA), serta manajemen laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress, cash holding, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, namun secara parsial hanya profitabilitas yang menunjukkan pengaruh signifikan. Sementara itu, siklus perusahaan terbukti memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap manajemen laba, namun tidak memoderasi hubungan financial distress maupun cash holding. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks siklus bisnis, faktor internal perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan kecenderungan manajemen laba. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi investor, manajemen, dan regulator dalam memahami dinamika keuangan perusahaan sektor energi di Indonesia.
Copyrights © 2026