Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang paru-paru dan bagian tubuh lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pemeriksaan sputum menggunakan Bakteri Tahan Asam (BTA) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) GeneXpert pada pasien suspek TBC. Sebanyak 50 sampel sputum pasien suspek TBC diperiksa menggunakan metode Ziehl Neelsen untuk BTA dan teknologi GeneXpert untuk deteksi DNA Mycobacterium tuberculosis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa GeneXpert lebih sensitif dan dapat mendeteksi lebih banyak sampel positif dibandingkan BTA. Pemeriksaan GeneXpert menunjukkan hasil positif sebanyak 28% sedangkan pemeriksaan BTA menunjukkan hasil positif sebanyak 20%. Dengan demikian, pemeriksaan GeneXpert dapat menjadi alternatif yang lebih baik dalam mendiagnosis TBC karena memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan pemeriksaan BTA.
Copyrights © 2024