Sriwijaya Bioscientia
Vol 6 No 3 (2025)

Profil hematologi dan morfometrik pencernaan Mencit (Mus musculus) akibat pemberian jus Juwet (Syzygium cumini)

Sevia Parasvita Dwi Raningsih (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37 Kampus Tegal Boto 68121)
Najwa Qonitat Firlia (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37 Kampus Tegal Boto 68121)
Nadyatul Ilma Indah Savira (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37 Kampus Tegal Boto 68121)
Kamalia Fikri (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37 Kampus Tegal Boto 68121)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2025

Abstract

Buah juwet (Syzygium cumini) diketahui kaya akan metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan antosianin yang berpotensi mempengaruhi sistem fisiologis. Penelitian ini memiliki kebaruan dengan mengkaji pengaruh pemberian jus juwet terhadap perubahan histologi dan morfometrik saluran pencernaan mencit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan respons fisiologis tikus (Mus musculus) setelah pemberian jus juwet, dengan parameter hematologi (eritrosit, leukosit, hemoglobin) dan morfometri pencernaan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Zoologi, Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Jember, dari tanggal 15 hingga 30 November 2023. Sebanyak 10 tikus dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Perlakuan dilakukan dengan memberikan jus buah juwet (100 g buah juwet + 100 ml air) sebagai minuman harian selama sembilan hari. Alat yang digunakan meliputi hemocytometer, hemometer, mikroskop, dan seperangkat alat bedah, sedangkan bahan-bahan yang digunakan terdiri dari buah juwet, larutan Turk, larutan Hayem, 0,1 N HCl, dan darah kapiler tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus juwet tidak memiliki efek yang signifikan terhadap jumlah eritrosit, leukosit maupun hemoglobin karena adanya flavonoid dan antioksidan yang berfungsi untuk efek protektif, tetapi efek tersebut tidak selalu terlihat dalam bentuk perubahan jumlah sel darah atau kadar hemoglobin. Di sisi lain, parameter morfometrik pada caecum dan colon mengalami perubahan yang signifikan, yakni dengan adanya pertambahan panjang, hal ini dikarenakan keberadaan bakteri asam laktat, flavonoid, antosianin, dan polifenol yang berperan menguntungkan, karena mampu meningkatkan fungsi caecum dan colon melalui peningkatan aktivitas sekresi enzim pencernaan, sehingga proses pencernaan berlangsung lebih optimal. Jus juwet (Syzygium cumini) memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai suplemen kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sribios

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Publikasi karya ilmiah secara berkala melalui jurnal elektronik sebagai tujuan SRIWIJAYA BIOSCIENTIA. Karya ilmiah yang dipublikasi oleh SRIWIJAYA BIOSCIENTIA termasuk dalam bidang ilmu Biologi murni dan Biologi terapan. Biologi murni termasuk Ekologi, Biosistematika, Fisiologi, Biologi ...