Sungai Musi di Kota Palembang memiliki peranan penting bagi masyarakat, namun tingginya aktivitas antropogenik seperti transportasi, pemukiman, dan kegiatan industri berpotensi meningkatkan pencemaran plastic yang terdegradasi menjadi mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan persentase kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) serta membandingkan kelimpahannya antara bagian hulu dan hilir Sungai Musi. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive random sampling, diikuti dengan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima jenis mikroplastik yaitu fiber, fragmen, film, pellet, foam, dengan dominasi fiber sebesar 85,87%. Total mikroplastik yang ditemukan mencapai 977 partikel, di bagian hulu (525 partikel) dan hilir (452 partikel) dengan rata-rata kelimpahan 32,56 partikel per individu. Persentase kelimpahan mikroplastik menunjukkan lokasi hulu sedikit lebih tinggi dibanding hilir yang mengindikasikan adanya variasi tingkat pencemaran mikroplastik yang lebih tinggi dibagian hulu Sungai Musi bagian Kota Palembang.
Copyrights © 2025