JURNAL ENGGANO
Vol. 11 No. 1 (2026)

Kerapatan dan Struktur Komunitas Lamun Serta Keterkaitannya Dengan Parameter Perairan Di Pulau Seram Kecil Kabupaten Lampung Selatan

Bintang Muhammad Fadhil (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia)
Hartoni (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia)
Beta Susanto Barus (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia)
Ellis Nurjuliasti Ningsih (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia)
Melki (Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya, Sumatera Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Ekosistem lamun merupakan salah satu ekosistem laut dangkal yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan stabilitas fisik wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan dan struktur komunitas lamun serta keterkaitannya dengan parameter perairan. Stasiun penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan pengamatan lamun dilakukan dengan metode transek kuadrat berukuran 50 cm × 50 cm. Parameter perairan yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), arus, dan kecerahan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat jenis lamun, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, dan Syringodium isoetifolium. Kerapatan tertinggi pada Stasiun 2 dengan kerapatan 131 ind/m2, sedangkan kerapatan terendah terdapat pada Stasiun 4 dengan nilai 71 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tertinggi pada Stasiun 2 sebesar 1,13 (kategori sedang) dan indeks keseragaman (E) sebesar 0,81 (kategori tinggi) ditemukan pada Stasiun 2, sedangkan indeks dominansi (C) tertinggi terdapat pada Stasiun 4 dengan nilai 1 (kategori mendominansi). Analisis Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan bahwa kerapatan lamun serta parameter perairan seperti suhu, salinitas, dan oksigen terlarut (DO) memiliki korelasi positif terhadap keanekaragaman dan keseragaman struktur komunitas lamun. Kata kunci:   Kerapatan, Lamun, Parameter Kualitas Air, Pulau Seram Kecil, Struktur  Komunitas

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnalenggano

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and ...